Split bill per item: scan struk, bagi otomatis
Kebanyakan alat split bill cuma membagi total dibagi jumlah orang. Split per item berbeda: tiap orang hanya bayar yang dia pesan — dan pajak serta service ikut dibagi seadil-adilnya. Halaman ini menjelaskan cara kerjanya sampai tuntas.
Beda "bagi rata" vs "split per item"
Bagi rata (total ÷ jumlah orang) itu cepat, tapi tidak adil kalau ada yang pesan steak dan ada yang cuma pesan es teh. Split per item menghitung tepat siapa memesan apa, lalu membebankan pajak dan service secara proporsional ke masing-masing pesanan. Splitbillin melakukan ini otomatis dari foto struk — tanpa perlu ketik ulang satu per satu.
Cara scan struk bekerja, langkah demi langkah
Foto struk
Ambil foto struk restoran yang jelas dan terang, atau upload dari galeri. Format PNG, JPG, atau HEIC didukung.
Ekstraksi OCR
OCR (pembacaan teks otomatis) membaca setiap baris struk: nama item, harga, jumlah, pajak, dan service charge — dalam hitungan detik.
Assign item per orang
Ketuk nama untuk menandai siapa memesan apa. Ada menu yang di-share (misal nasi goreng buat berdua)? Tandai beberapa nama sekaligus dan porsinya otomatis dibagi.
Pajak & service dibagi proporsional
PB1 dan service charge tidak dibagi rata, tapi mengikuti porsi pesanan tiap orang. Hasil akhirnya bisa langsung di-share lewat link.
Pajak & service dibagi proporsional, bukan rata
Ini bagian yang paling sering salah kalau dihitung manual — dan justru di sinilah keunggulan utama split per item. Bayangkan dua orang makan bareng:
- Budi pesan makanan senilai Rp 100.000
- Ani pesan makanan senilai Rp 50.000
- Subtotal Rp 150.000, lalu kena pajak + service 15% = Rp 22.500
Kalau pajaknya dibagi rata, masing-masing kena Rp 11.250 — padahal Budi makan dua kali lipat Ani. Itu tidak adil. Dengan pembagian proporsional:
Budi: porsi 100.000 / 150.000 = 2⁄3 → pajak Rp 15.000 → total Rp 115.000
Ani: porsi 50.000 / 150.000 = 1⁄3 → pajak Rp 7.500 → total Rp 57.500
Tiap orang menanggung pajak persis sebesar porsi yang dia pesan. Itulah yang splitbillin hitung otomatis.
Prinsip yang sama berlaku untuk diskon dan pembulatan: semuanya mengikuti proporsi pesanan, jadi jumlah semua orang selalu pas dengan total struk.
Kalau struk susah dibaca
OCR paling akurat pada struk cetak yang jelas. Beberapa kondisi yang perlu perhatian:
- Struk buram atau terlipat — foto ulang dengan pencahayaan cukup dan struk dibentangkan rata.
- Tulisan tangan — OCR sulit membaca tulisan tangan; kamu bisa menambah atau mengedit item secara manual.
- Item yang di-share beberapa orang — cukup tandai semua nama yang ikut, porsinya otomatis terbagi.
- OCR salah baca harga — setiap item dan harga bisa diedit langsung sebelum kamu menekan hitung.
Akurasi & koreksi
Anggap hasil scan sebagai titik awal, bukan hasil final. Setelah struk terbaca, cek sekilas nama item dan harganya, perbaiki yang meleset, lalu assign ke tiap orang. Karena semua bisa dikoreksi manual, hasil akhirnya selalu akurat — OCR hanya menghemat waktu ketik.
Coba split bill kamu sekarang
Gratis, tanpa daftar, langsung di browser. Scan struk dan bagi otomatis dalam hitungan detik.
Buka splitbillin →